Wednesday 17th April 2024

Sri Nugroho: Klaten Konsisten Melestarikan Reog Sebagai Budaya Khas Indonesia

KLATEN (angkasanews.id) —- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Klaten yang dinahkodai oleh Bupati Sri Mulyani terus komitmen kuat merawat kesenian tradisional berupa reog dan jatilan. Hal itu terwujud dalam festival reog yang digelar selama dua pekan di 26 kecamatan di Kabupaten Bersinar.

Seperti halnya pada Selasa sore (28/11/2023) pentas reog di halaman balai Desa Nglinggi Kecamatan Klaten Selatan Klaten. Sore itu menyedot perhatian dari ratusan penonton yang hadir menyaksikan langsung reog yang berasal dari Ponorogo Jawa Timur tersebut.

Tak hanya itu, deretan stand UMKM pun turut mewarnai di sepanjang venue acara. Mulai dari makanan, kriya, jamu tradisional, kaos dan masih banyak lainnya.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Klaten Sri Nugroho ditemui disela-sela pertujukan reog mengatakan bahwa Pemkab Klaten terus upaya melestarikan kesenian reog dan menumbuhkan ekonomi kerakyatan dengan melibatkan seluruh pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM) yang ada di desa.

Kepala Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disbudparpora) Klaten, Sri Nugroho.

 

“Kegiatan ini merupakan program Bupati Klaten, Ibu Sri Mulyani merupakan wujud apresiasi Pemkab Klaten dalam mengembangkan sektor UMKM kreatif masyarakat dan pelestarian seni budaya,”ujarnya.

Meskipun reog berasal dari Jawa Timur, lanjutnya, Pemkab Klaten terus akan mendukung pelestarian budaya tersebut agar tidak punah dan semakin diperhatikan serta dicintai oleh masyarakat.

“Kita tau reog berasal dari Ponorogo Jawa Timur, namun kita sebagai NKRI akan selalu mendukung dan mempromosikan kesenian yang ada di Nusantara ini. Nah upaya mendukung itu digelarnya festival reog setiap kecamatan wujud nguri-uri budaya,”ujarnya dengan mantap.

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.