
KLATEN (angkasanews.id) — Pemerintah Desa (Pemdes) Pakisan Kecamatan Cawas Klaten mengapresiasi masyarakat Dukuh Manton Desa Pakisan atas dilaksanakannya pagelaran wayang kulit dalam rangka bersih dusun. Ia menilai kegiatan ini sebagai manifestasi rasa syukur dan wahana melestarikan seni budaya bangsa.
Pagelaran wayang kulit ini dilaksanakan pada Kamis malam (15/8/2024) dihalaman rumah warga setempat. Pagelaran wayang kulit ini dibawakan oleh dhalang Ki Surono asal Desa Jarum Kecamatan Bayat Klaten dengan lakon cerita Wahyu Sandang Pangan Desa.
Kepala Desa (Kades) Pakisan, Santosa menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan bersih dusun yang masih rutin setiap tahunnya di Dukuh Manton ini dengan pagelaran wayang kulit.
“Kami atas nama pemerintah desa selalu mengapresiasi terkait dengan kesenian atau kebudayaan yang ada di desa Pakisan apalagi dengan wayang ini sangat menghibur masyarakat,” katanya.
Menutur Santosa, bersih dusun ini selalu rutin sejak dulu sebagai upaya bentuk syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa. Ia berharap dan berpesan kepada masyarakat untuk terus melestarikan seni, budaya dan tradisi yang merupakan tinggalan dari para leluhur.
Sementara itu ketua panitia, Gatot Saputra menyampaikan bersih dusun ini rutin digelar setiap tahunnya oleh warga Dukuh Manton Rt 12 Desa Pakisan Cawas Klaten. Hal itu yang merupakan warisan budaya leluhur yang perlu dilestarikan mengingat tradisi bersih dusun ini sebagai sarana untuk memohon kepada Tuhan agar mengharap keteguhan iman, keselamatan keberkahan rejekinya.
“bersih dusun ini merupakan tradisi turun-temurun yang telah dilakukan di dukuh kami,dan ini perlu diselenggarakan agar kedepannya tradisi ini tetap lestari,”pungkasnya.(jati)
Related Posts

Milad ke-57, SMK Muhammadiyah Cawas Perluas Jejaring Global Pendidikan Vokasi

Tradisi Ruwahan Desa Karangtalun, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Jawa

Penanaman Bunga Matahari Jadi Awal Kedaulatan Pangan di Banyuanyar

Dipercaya Pemerintah, SPPG Cahaya Barepan Siap Running Layani Makan Bergizi Anak Sekolah

Menumbuhkan Empati Jelang Ramadan, Pesantren Nurul Kalam Gelar Pengajian dan Aksi Sosial

No Responses