
KLATEN (angkasanews.id) —– Lembaga amil zakat, infak, dan sedekah Muhammadiyah (Lazismu) kantor pelayanan Kecamatan Cawas Klaten menggelar silaturahmi dan laporan pertanggungjawaban penghimpunan ZIS (Zakat, Infak, Sedekah), Minggu (18/5/2024).
Dalam kesempatan itu dihadiri oleh pengurus Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Cawas, Pimpinan Cabang Aisyiyah (PCA) Cawas, Camat Cawas Joko Purwanto dan Forum komunikasi pimpinan (Forkopimcam) hingga para Muzakki. Selain itu juga diisi tausiyah oleh ustad KH Ngatemin.
Ketua Lazismu Cawas, Suparno, menyampaikan ZIS yang diterima oleh Lazismu pada tahun ini sebesar Rp 675.479.000. Angka ini mengalami penurunan yang cukup singnifikan yaitu sebesar Rp 104.770.000 atau sebesar 13,6 % dari tahun lalu yang menerima Rp770.459.000.
Lanjutnya, Lazismu Cawas menerima setoran ZIS dari Muzakki mulai 25 Maret 2025 melalui petugas pemungut di setiap ranting/desa.
Namun jumlah Muzakki justru mengalami penurunan dari 961 orang menjadi 949 orang di tahun ini.
Usai terkumpul, dana ZIS tersebut disalurkan kepada sejumlah mustahik seperti kepada fakir-miskin, amil cabang, amil ranting, guru ABA/PAUD, juru dakwah, guru WB MIM, bantuan fakir miskin produktif, bantuan pembangunan masjid, bantuan rehab rumah tidak layak huni dan lain sebagainya.
Suparno berharap agar secara kualitas dan kuantitas di Lazismu Cawas dapat meningkat sehingga lebih banyak menebar kebaikan bagi sesama.
Camat Cawas Joko Purwanto dalam sambutannya
menyampaikan terima kasih kepada Lazismu Cawas atas kiprahnya dalam menghimpun, pentasyarufan dan hingga pelaporan ZIS ini. Ia berkeyakinan jika akan ada nilai manfaatnya bagi para muzakki setelah mengeluarkan sebagian hartanya untuk membantu sesama.
Selain itu kegiatan ini juga sebagai wujud tanggungjawab dan transparansi kepada muzakki terhadap kegiatan perhimpunan ZIS yang telah dilaksanakan.
Dengan adanya laporan pertanggungjawaban tersebut, dapat meningkatkan kepercayaan Muzakki masyarakat untuk menyalurkan dana ZIS demi kemaslahatan umat muslim.
Related Posts

Milad ke-57, SMK Muhammadiyah Cawas Perluas Jejaring Global Pendidikan Vokasi

Tradisi Ruwahan Desa Karangtalun, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Jawa

Penanaman Bunga Matahari Jadi Awal Kedaulatan Pangan di Banyuanyar

Dipercaya Pemerintah, SPPG Cahaya Barepan Siap Running Layani Makan Bergizi Anak Sekolah

Menumbuhkan Empati Jelang Ramadan, Pesantren Nurul Kalam Gelar Pengajian dan Aksi Sosial

No Responses