Wednesday 11th February 2026

Bupati Klaten Dorong Budaya Gemar Makan Ikan Lewat Tradisi Memet Iwak

KLATEN (angkasanews.id) — Festival Memet Iwak kembali diselenggarakan dengan semarak di kolam ikan Desa Gemblegan, Kecamatan Kalikotes, Klaten, pada Minggu pagi (20/7/2025). Kegiatan ini menjadi kali ketujuh setelah sempat terhenti selama beberapa tahun akibat pandemi COVID-19.

Sebanyak 2.055 kilogram ikan ditebar ke dalam kolam sebagai bagian dari kemeriahan festival yang sudah menjadi tradisi tahunan warga Gemblegan. Panitia juga menyiapkan hadiah khusus bagi peserta yang berhasil menangkap ikan bertanda pita, yang dijadikan maskot festival tahun ini.

Pj Kepala Desa Gemblegan, Kumpul Hartadi, menjelaskan bahwa Festival Memet Iwak tahun ini telah masuk dalam agenda resmi tingkat kabupaten, karena digelar dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Klaten dan HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Tujuan utama festival ini adalah untuk melestarikan tradisi yang sudah lama hidup di masyarakat kami. Setelah sempat terhenti karena pandemi, tahun ini menjadi penyelenggaraan yang ketujuh,” ujar Kumpul Hartadi.

Ia juga mengungkapkan rencana pengembangan festival agar lebih meriah di tahun-tahun mendatang. “Tentu akan kami evaluasi dan tingkatkan. Ke depan kami ingin berkolaborasi dengan kecamatan dan memanfaatkan anggaran yang ada, agar pelaksanaannya semakin besar dan menarik.”ujarnya.

Festival Memet Iwak tidak hanya menjadi ajang hiburan rakyat, tetapi juga bentuk pelestarian budaya lokal yang unik dan potensial sebagai daya tarik wisata. Kegiatan ini juga turut mempererat kebersamaan warga serta meningkatkan kesadaran akan pentingnya konsumsi ikan sebagai sumber gizi.

Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo, menyampaikan harapannya agar tradisi Memet Iwak tidak hanya menjadi kegiatan budaya semata, tetapi juga menjadi momentum untuk menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi ikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati menekankan bahwa hasil tangkapan ikan dari kegiatan Memet Iwak sebaiknya dimasak dan dikonsumsi di rumah masing-masing. “Harapan saya, budaya makan ikan bisa benar-benar terwujud di Kabupaten Klaten. Karena kita tahu, kandungan yang ada di ikan luar biasa. Vitamin dan nutrisinya sangat baik, khususnya untuk tumbuh kembang anak-anak,” ujarnya.

Lebih lanjut, Bupati menilai bahwa kegiatan ini juga memiliki potensi besar dalam mempromosikan Kabupaten Klaten ke dunia luar. Dengan tingginya exposure dan antusiasme warga, ia berharap ke depan pelaksanaan Memet Iwak akan semakin semarak dan dikenal luas.

“Kegiatan ini luar biasa. Harapannya, tahun-tahun berikutnya bisa lebih meriah lagi dan menjadi daya tarik wisata budaya khas Klaten,” tambahnya.

Menutup sambutannya, Bupati mengajak seluruh warga masyarakat untuk senantiasa menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung. “Yang paling penting, tetap tertib, jaga keamanan bersama-sama, dan jangan lupa menjaga kebersihan lingkungan,” pungkasnya. (jat) 

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.