Tuesday 3rd March 2026

Klaten Lurik Night Carnival 2025,Kilau Warna Lokal dalam Gemerlap Malam

Untuk pertama kalinya, Klaten Lurik Carnival hadir dalam format malam hari. Bertajuk “Klaten Lurik Night Carnival 2025”, acara ini sukses menyulap Alun-alun Klaten menjadi panggung budaya yang megah dan memikat, Sabtu malam (26/07/2025). Gelaran ini menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-221 Kabupaten Klaten dengan mengusung tema Hangesti Tedjaning Jati.

 

 

Plt Kepala Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disbudporapar) Klaten, Purwanto, membuka acara dengan laporan penyelenggaraan kepada Bupati Klaten, Hamenang Wajar Ismoyo. Kemudian secara simbolis, pembukaan dilakukan oleh Bupati bersama jajaran Forkopimda melalui pemukulan kenong yang disambut atraksi spektakuler fire dance dari Flow Motion Indonesia dan tarian kolosal “Sparkling Lurik”.

 

Tahun ini, sebanyak 21 kontingen ikut memeriahkan karnaval dengan kostum berbahan lurik yang dikreasikan secara artistik dan penuh filosofi. 

 

Peserta berasal dari berbagai instansi, lembaga pendidikan, pelaku usaha, dan komunitas seni, antara lain RSUD Bagas Waras, Bank Jateng, Danone Group, Fadeska, Omah Wayang, serta siswa-siswi SMK dan SMA se-Klaten.

 

Dalam sambutannya, Bupati Hamenang menyampaikan kebanggaannya terhadap pelaksanaan malam hari yang membawa dimensi baru dalam penyelenggaraan karnaval lurik.

 

“Hari ini kita membuat terobosan baru: Klaten Lurik Carnival versi malam hari. Alhamdulillah, luar biasa. Panggung, lighting, dan suasananya mendukung peserta tampil maksimal. Masyarakat juga antusias, dan itu yang utama,” ujar Mas Bupati.

 

Lebih lanjut, ia menegaskan komitmen Pemkab Klaten untuk terus mendukung industri lurik dari hulu ke hilir, termasuk dalam strategi pemasarannya.

 

 

“Pemkab akan terus mensupport dari sisi produksi hingga marketing. Harapannya, lurik semakin dikenal dan diminati masyarakat luas,” tambahnya.

 

Tak hanya itu, Bupati juga mengungkapkan rencana penguatan promosi melalui kerja sama luar negeri. Salah satunya lewat program Sister City yang akan segera digagas.

 

“Insyaallah September nanti kami melakukan kunjungan balasan. Semoga bisa berlanjut ke MOU Sister City agar lurik bisa mendunia,” terang Hamenang.

 

 

Lebih dari sekadar pawai busana, Klaten Lurik Night Carnival 2025 adalah manifestasi semangat menjaga tradisi, menggerakkan ekonomi kreatif, dan menumbuhkan kebanggaan akan budaya lokal. Kilau lurik di malam hari ini menjadi penanda bahwa warisan budaya bisa tampil modern, kompetitif, dan relevan dengan perkembangan zaman.

 

 

 

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.