Monday 9th February 2026

Dipercaya Pemerintah, SPPG Cahaya Barepan Siap Running Layani Makan Bergizi Anak Sekolah

KLATEN (angkasanews.id) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Cahaya Barepan, Kecamatan Cawas, menggelar doa bersama pada Kamis malam (5/2/2026). Kegiatan tersebut diikuti warga sekitar serta para relawan sebagai bentuk ungkapan rasa syukur menjelang dimulainya pendistribusian makanan bergizi bagi anak sekolah.

Pemilik SPPG Cahaya, Cahyo Dwi Setyanta, mengatakan doa bersama ini menjadi momentum penting setelah SPPG Cahaya Barepan dipercaya pemerintah melalui Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai dapur penyedia dan pendistribusi makanan bergizi.

“Malam ini kami mengadakan doa bersama sebagai wujud syukur. Kami dipercaya oleh pemerintah, dalam hal ini BGN, untuk menjadi dapur yang mendistribusikan makanan bergizi bagi anak-anak sekolah,” ujarnya.

Cahyo menjelaskan, sebelumnya seluruh Kepala SPPG di wilayah Cawas telah menggelar koordinasi di bawah arahan Roni. Dari hasil koordinasi tersebut, SPPG Cahaya Barepan mendapatkan alokasi pelayanan untuk sembilan sekolah yang berada di Desa Kedungampel, Bawak, dan Barepan.

“Rencananya besok kami akan menandatangani MoU dengan seluruh kepala sekolah. Jika tidak ada kendala, hari Senin nanti kami mulai running,” jelasnya.

 

Pada tahap awal, pendistribusian makanan bergizi belum bisa menjangkau seluruh sekolah. Selama satu pekan pertama, jumlah porsi yang disiapkan diperkirakan sekitar 1.000 porsi per hari dan akan menyasar peserta didik jenjang PAUD, TK, SD, hingga SMP.

“Data sementara penerima manfaat sekitar 1.956 anak. Namun besok masih akan kami lakukan cross-check kembali sebelum penandatanganan MoU,” imbuh Cahyo.

Sebagai persiapan, SPPG Cahaya Barepan telah melakukan uji coba produksi sebanyak 100 porsi makanan. Seluruh relawan dilibatkan sesuai bidang masing-masing untuk mensimulasikan alur kerja, durasi waktu, serta pembagian tugas.

“Dari trial tadi, masih ada yang perlu dievaluasi. Tapi secara umum jadwal sudah bisa diatur, termasuk jam kerja relawan yang rata-rata minimal delapan jam,” ungkapnya.

Terkait tantangan, Cahyo menekankan pentingnya kelancaran pelayanan sejak awal. Ia juga berharap jika terdapat kekurangan dalam pelaksanaan, pihaknya dapat ditegur secara langsung.

“Kami bergerak untuk melayani. Kalau ada kekurangan, mohon ditegur langsung kepada kami, tidak usah ke mana-mana,” katanya.

Dari sisi keamanan dan kesehatan pangan, Cahyo memastikan seluruh standar telah dipenuhi. SPPG Cahaya Barepan telah mengantongi perizinan dari Dinas Kesehatan, termasuk SLHS, serta merekrut chef berpengalaman yang sebelumnya bekerja di sejumlah hotel.

Total relawan yang terlibat dalam operasional SPPG Cahaya Barepan mencapai sekitar 40 orang, termasuk Kepala SPPG, ahli gizi, akuntan, serta tenaga pendukung lainnya. Sebagian di antaranya merupakan pegawai BGN, dan dua orang telah diusulkan untuk memenuhi persyaratan sebagai PPPK.

Dengan persiapan tersebut, SPPG Cahaya Barepan optimistis program pemenuhan gizi bagi pelajar dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi anak-anak di wilayah Cawas.

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.