
SUKOHARJO (angkasanews.id) – Bupati Sukoharjo Etik Suryani mengajak kepada para guru PPPK untuk membangun kualitas pendidikan di Kota Makmur bekerja dengan baik, bersemangat, dan bertanggung jawab sesuai dengan tugas masing-masing. Hal itu disampaikannya melalui sambutan yang dibacakan oleh Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Agustinus Setivono, Senin (7/8/2023) saat menyerahkan surat keputusan (SK) PPPK formasi guru tahun 2022.
Bupati Sukoharjo mengucapkan selamat kepada 751 guru PPPK yang telah menerima Surat Keputusan. Ia meminta agar para guru PPPK bekerja dengan baik, bersemangat, dan bertanggung jawab sesuai dengan tugas masing-masing.
“Teruslah belajar, memperbaiki diri, mengembangkan potensi karena tugas dan tanggung jawab yang diemban ke depan akan semakin berat,” ungkapnya.
Kepala BKPSDM Kabupaten Sukoharjo, Sumini, menjelaskan bahwa sebanyak 793 orang lolos seleksi Formasi Guru PPPK tahun lalu. Namun, dalam proses pengadaan PPPK kali ini, terdapat 42 orang yang mengundurkan diri setelah dinyatakan lulus.
“Dari 42 orang tersebut, 8 orang telah mendapatkan pekerjaan di tempat lain atau mengikuti pasangan hidup, sementara 4 orang telah meninggal setelah dinyatakan lulus tes dan selama proses pemberkasan,” tambahnya.
Lanjutnya, para guru PPPK yang menerima SK dapat mulai bertugas efektif sejak tanggal 10 Juli 2023. Gaji PPPK mereka akan mulai diterima pada bulan Agustus 2023.
“Sebagai ASN, harus mematuhi peraturan dan ketentuan yang berlaku, tumbuhkan kedisiplinan dan etos kerja yang tinggi sehingga kehadiran saudara akan semakin memberikan warna yang positif di instansi tempat saudara bertugas. Bekerjalah dengan semangat, cerdas, melayani dengan sepenuh hati, dan tetap menjaga kinerja, dedikasi serta loyalitas yang tinggi,” pesannya. (sukoharjokab.go.id)
Related Posts

Tradisi Ruwahan Desa Karangtalun, Wujud Syukur dan Pelestarian Budaya Jawa

Penanaman Bunga Matahari Jadi Awal Kedaulatan Pangan di Banyuanyar

Dipercaya Pemerintah, SPPG Cahaya Barepan Siap Running Layani Makan Bergizi Anak Sekolah

Menumbuhkan Empati Jelang Ramadan, Pesantren Nurul Kalam Gelar Pengajian dan Aksi Sosial

Edy Sasongko Nahkodai ORARI Klaten Lewat Musylok XIV, Fokus Peran Kebencanaan dan Regenerasi


No Responses