Thursday 12th February 2026

Wayang Kulit Meriahkan Bersih Sendang, Anggota DPRD Jateng Kadarwati: Ini Sejalan dengan Trisakti Bung Karno

KLATEN (angkasanews.id) —- Suasana sakral dan meriah menyelimuti kawasan Sendang Suko di Desa Jambukidul, Kecamatan Ceper, Senin malam (21/7/2025). Ratusan warga tumpah ruah menyaksikan pagelaran wayang kulit dalam rangka puncak acara Bersih Sendang, sebuah tradisi turun-temurun yang dilaksanakan setiap bulan Suro.

Pagelaran wayang kulit yang dibawakan oleh dalang muda berbakat Ki Jalu Tomo Pandoyo malam itu mengangkat lakon “Wahyu Godo Inten”, yang sarat nilai filosofi dan spiritualitas. Pementasan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi warga dari tiga lingkungan RW—yakni RW 4, RW 5, dan RW 6—yang sejak awal telah kompak mendukung jalannya tradisi.

Ketua panitia, Gunawan Sri Widodo, menjelaskan bahwa kegiatan Bersih Sendang Suko bukan sekadar ritual tahunan, melainkan warisan budaya dari para leluhur yang harus terus dijaga keberlangsungannya.

“Setiap tahun kami awali dengan gotong royong membersihkan saluran air di sekitar sendang. Dan puncaknya malam ini dengan pentas wayang kulit. Harapannya, masyarakat makin guyub dan semangat nguri-uri budaya serta gotong royong tetap hidup di wilayah ini,” ungkap Gunawan.

Acara ini juga mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk dari pemerintah desa dan tokoh masyarakat. Hadir pula Anggota DPRD Provinsi Jawa Tengah, Kadarwati, yang turut memberikan apresiasi terhadap gelaran seni tradisi ini.

“Budaya seperti ini harus kita lestarikan. Ini sejalan dengan Trisakti Bung Karno, yakni berkepribadian dalam kebudayaan. Ketika budaya hidup, maka tradisi juga akan hidup. Bahkan, dampaknya juga terasa pada ekonomi rakyat karena banyak pelaku UMKM yang ikut berjualan saat acara,” tutur Kadarwati legislatior asal fraksi PDI-P ini. 

Ia juga menambahkan bahwa makna “bersih” dalam tradisi ini bukan hanya secara fisik, tetapi juga secara spiritual. Dengan bersih hati dan lingkungan, diharapkan rezeki dan kebaikan juga mengalir lancar.

Pagelaran wayang kulit dalam tradisi Bersih Sendang Suko menjadi bukti bahwa masyarakat Jambukidul tetap teguh menjaga warisan budaya, menjadikannya sebagai sumber kekuatan kebersamaan dan keberkahan. (jat)

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.