
Boyolali (angkasanews.id) —- Koordinator Paud DikDas dan LS Kecamatan Tamansari menggelar Lomba Pengucapan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 untuk Guru Sekolah Dasar se-Kecamatan Tamansari.
Bertempat di Aula Koordinator Paud DikDas dan LS Kecamatan Tamansari, Senin (28/4/2025), dan diikuti 23 peserta perwakilan dari 23 Sekolah Dasar baik Negeri maupun Swasta yang berada di Kecamatan Tamansari.
“Kegiatan Lomba Pengucapan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 tahun ini di ikuti oleh 23 peserta dan merupakan perwakilan dari 23 Sekolah Dasar baik Negeri maupun Swasta yang berada di wilayah Kecamatan Tamansari”,terang Daryono, selaku ketua pelaksana.
Ia menjelaskan, tujuan di adakannya kegiatan ini adalah untuk memperkuat rasa cinta tanah air dan bangga terhadap negara Indonesia serta semangat kebangsaan dalam kehidupan sehari-hari.
“Selain itu kami juga ingin membangun karakter generasi yang tangguh, ulet dan memiliki etos kerja tinggi sehingga mampu menghadapi berbagai tantangan di masa depan dan yang tidak kalah penting menjalin solidaritas serta persahabatan antar pendidik terutama di Kecamatan Tamansari,” imbuhnya.
Plt Koordinator Paud DikDas dan LS Kecamatan Tamansari, Sudarwati menyampaikan; “Tamansari Tampil Beda”, untuk kali ini ada Lomba Pengucapan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 bagi guru.
“Kegiatan ini sebagai upaya dalam memeriahkan Hari Besar Nasional, yaitu hari Pendidikan Nasional yang akan diperingati pada tanggal 2 Mei 2025”.
Lebih lanjut Daryono, menyampaikan bahwa pemenang dalam Lomba Pengucapan Pancasila dan Pembukaan UUD 1945 akan di ambil 6 besar yaitu; juara 1, 2 dan 3 akan mendapatkan piala dan piagam, sedangkang juara harapan 1, 2 dan 3 hanya mendapatkan piagam.
“Kami berharap melalui kegiatan ini: agar guru menjadi tauladan yang positif bagi siswa. Hal ini akan memotivasi siswa untuk juga mempelajari dan menghayati dasar negara serta konstitusi. Meningkatkan kompetensi profesional guru, memupuk rasa nasionalisme dan cinta tanah air. Terakhir sebagai bentuk apresiasi dan motivasi,” terangnya Sudarwati. (erwien_hd)
Related Posts

Generasi Muda Berkarya, Mahasiswa Unwidha Dalangi Pagelaran Wayang Dies Natalis ke-56

Jaga Kearifan Lokal, Pentas Jathilan Kembali Dipentaskan di Kedungampel

Kolaborasi Seniman Trucuk dan DPRD Jawa Tengah Hadirkan Wayang Kulit, Kadarwati : Budaya adalah Pemersatu Bangsa

Desa Ngawonggo Bangkitkan Seni Pedalangan Lewat Festival Wayang dan Edukasi Pelajar

Pawai Ta’aruf dan Safari TPQ Bayat, Wujud Ukhuwah Islamiyah dan Cinta Al-Qur’an


No Responses