Wednesday 17th April 2024

Ajak Masyarakat Melek Produk-Produk Makanan Sehat, Anggota DPR RI Rohmad Handoyo Gandeng BPOM Semarang

KLATEN (angkasanews.id) — Mengkonsumsi makanan kemasan memang tidak boleh sembarangan, hal itu dijelaskan oleh BBPOM Semarang yang bergandengan dengan anggota DPR RI untuk warga Bero, Trucuk.

Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan, Rahmad Handoyo, bekerjasama dengan Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) Semarang menggelar Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) “Obat dan Makanan yang Aman” di Gedung Serbaguna Desa Bero, Kecamatan Trucuk, Senin (30/10/2023) siang.

Dihadapan ratusan warganya yang hadir sejak pukul 10 pagi, Kepala Desa Bero, Suranto, SSi mengapresiasi kegiatan itu sehingga pada sambutan mengucapkan terima kasih kepada BBPOM dan Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan, Rahmad Handoyo yang telah berkenan mengadakan KIE di desanya. Ia Juga berterima kasih kepada para hadirin yang mau mengikuti kegiatan ini dengan antusias.

“Terima kasih kepada semuanya yang sudah mengikhlaskan waktu, tenaga, pikiran dan lainnya. Semoga kegiatan KIE ini dapat bermanfaat bagi masyarakat,” katanya.

Sedang Anggota DPR RI Komisi IX Fraksi PDI Perjuangan, Rahmad Handoyo dalam paparan materi mengatakan, Indonesia adalah negara yang luas dengan beragam suku, agama, bahasa, budaya, dan lainnya.
“Yang menyatukan bangsa Indonesia itu adalah Pancasila. Maka Pancasila harus dibumikan dalam kehidupan sehari-hari. Dan Salam Pancasila harus terus digelorakan di setiap pertemuan RT, RW, dan sebagainya,” pesannya.

Dalam KIE tersebut, Rahmad Handoyo mengajak kepada warga yang sudah berusia 40 tahun ke atas untuk rutin melakukan cek kesehatan setiap 6 bulan sekali.

“Indonesia itu menempati urutan ke-dua dunia terkait dengan penyakit gula darah atau Diabetes melitus (DM). Tapi jangan takut. Yang penting panjenengan harus mengikuti anjuran dokter dan menjaga pola makan. Karena ada teman saya yang sudah 25 tahun terkena DM, tetapi sampai sekarang masih sehat dan hidup. Maka, bagi panjenengan yang belum terkena DM, harus berhati-hati dan waspada. Dan bagi warga yang sudah berusia 40 tahun ke atas untuk rutin melakukan cek kesehatan setiap 6 bulan sekali,” tandasnya.

Anggota DPR RI asli dari Kabupaten Boyolali ini berpesan kepada para orangtua bijak dalam memberikan makanan dan minuman kepada anak-anaknya.

“Jangan “menjerumuskan” anak-anak kita. Jangan memberikan atau mengijinkan anak-anak kita makan dan minum sembarangan. Terutama makanan dan minuman mengandung zat pewarna dan pengawet,” pesannya. 

[otw_is sidebar=otw-sidebar-7]

Subscribe

Thanks for read our article for update information please subscriber our newslatter below

No Responses

Comments are closed.